Riverside Survival Supply
Finansial · 3 mnt baca

Austria Umumkan Reformasi Perjudian untuk Evaluasi Uni Eropa

Austria ajukan revisi perjudian ke EU untuk evaluasi, mengarah ke pasar lisensi terbuka.

Austria Umumkan Reformasi Perjudian untuk Evaluasi Uni Eropa

Pendekatan Baru Reformasi Perjudian

Austria telah menyerahkan usulan pembaruan kebijakan perjudian kepada Komisi Eropa. Ini adalah langkah awal menuju pembentukan pasar dengan banyak izin yang terstruktur dengan baik. Kementerian Keuangan Austria menyerahkan usulan ini pada hari Selasa, memulai masa penangguhan tiga bulan yang diwajibkan oleh Uni Eropa. Dalam periode ini, Komisi Eropa akan memeriksa apakah penyesuaian ini sesuai dengan aturan bantuan negara dan pasar bebas, sementara parlemen Austria dapat melanjutkan revisi undang-undang tersebut.

Peningkatan Perlindungan Pemain

Revisi ini bertujuan untuk memodifikasi hampir semua elemen dalam sistem perjudian yang ada. Potensi pembaruan ini mencakup langkah-langkah perlindungan pemain yang lebih ketat disertai dengan rencana untuk mengizinkan beberapa operator memperoleh lisensi perjudian online, menggantikan sistem lama yang dikritik. Salah satu perubahan signifikan adalah pendirian registrasi pengecualian nasional yang mencakup perjudian daring, kasino, dan mesin slot. Pemain yang memilih untuk mengecualikan diri atau telah dibatasi oleh operator tidak akan dapat beralih ke opsi berlisensi lain untuk melanjutkan perjudian.

Batasan dan Pembenahan Permainan

Proposal ini juga menghadirkan batasan setoran wajib bagi pemain judi online dan pengguna mesin slot. Usia 18 hingga 26 tahun akan memiliki batasan yang lebih rendah dibandingkan dengan pemain yang lebih tua, sesuai dengan kekhawatiran bahwa kelompok usia ini lebih rentan terhadap risiko perjudian. Slot akan diubah untuk mengurangi intensitasnya. Maksimum taruhan akan dipotong, permainan diperlambat, dan jeda pendinginan wajib akan diperkenalkan setelah 90 menit bermain terus-menerus. Operator juga akan dikenai kewajiban baru, termasuk menilai risiko adiksi yang dikaitkan dengan produk mereka serta memberikan data yang dapat mendukung penelitian dan kebijakan perjudian di masa depan.

Peraturan Bagi Pemohon Lisensi Baru

Austria berencana menerapkan sistem perizinan dengan peraturan transisi ketat bagi operator yang telah beroperasi tanpa izin resmi. Perusahaan yang saat ini beroperasi secara ilegal harus berhenti melayani pelanggan dari Austria hingga 1 Januari 2027 untuk mendapatkan akses langsung ke prosedur lisensi. Gagal mematuhi akan mengakibatkan penundaan 18 bulan sebelum memenuhi syarat, meningkat menjadi 24 bulan pada tahun 2030. Pemohon juga perlu menyelesaikan pajak dan klaim yang tertunda dari sekitar 20.000 pemain sebelum mendapat persetujuan.

Penguatan Penegakan Hukum

Reformasi ini juga mengusulkan penguatan penegakan hukum terhadap perjudian tanpa lisensi melalui pembatasan pembayaran, pembatasan jaringan, dan daftar hitam. Sistem batas setoran terpusat dan independen akan memantau pengeluaran di seluruh operator berlisensi. Namun, tidak semua pihak yakin strategi ini akan berhasil. Asosiasi Taruhan dan Permainan Austria mempertanyakan apakah peraturan transisi ini akan membuat pemain beralih ke pasar legal, memperingatkan bahwa operator ilegal mungkin terus mempengaruhi pelanggan.

Kontroversi Jumlah Lisensi Kasino

Undang-undang ini akan memberikan satu lisensi kasino per negara bagian, yang diperdebatkan oleh beberapa pihak. Ada yang berpendapat bahwa pembatasan ini dapat membatasi persaingan dan inovasi dalam sektor perjudian. Namun, pendukungnya percaya bahwa pembatasan ini penting untuk memastikan kontrol yang lebih baik dan mengurangi potensi dampak sosial dari perjudian.

Pandangan Akhir

Dengan mengajukan revisi besar ini kepada Komisi Eropa, Austria berupaya memperbarui dan mengatur kembali pasar perjudian mereka. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan perlindungan pemain sekaligus menciptakan pasar yang lebih terbuka dan kompetitif. Keberhasilan implementasi reformasi ini akan sangat bergantung pada evaluasi Komisi Eropa dan bagaimana Austria menyeimbangkan kepentingan operator, pemain, dan masyarakat umum.

Share: 𝕏 FB in

Read Next